Sunday, October 30, 2011

dalam tulisanku

hariku semakin sulit untuk dilalui. Jiwaku semakin sesak melihat mereka mengenakan jaket biru itu.
tak hentinya aku berdiam diri dan berpasrah
Tuhan, sanggupkan aku....

mereka yang di siantar berharap dapat datang melihatku mengenakan toga di bulan maret 2012
Tuhan, sanggupkan aku

selalu air mata yang berlinang bila bapak menelpon
Tuhan, sanggupkan aku

"jalan itu tidak gampang, inang. Jangan sedih dengan kegundahanmu," kata yang terlontar dari bibir mama.
kembali aku berlinang air mata
Tuhan, sanggupkan aku

ketika mereka mengerjakan TA, aku juga selalu memberi semangat kepada abang Gindo dan abang Sefrin
sekarang, mereka yang memberiku motivasi
"demi kebahagiaan mama dan bapak, dek"
"ayok dek kita sarjana semua"
"jangan menyerah ya dek"
"jangan takut akan coding"
"dek, dikerjakan ya skripsinya"
"dek, jangan mau berlama-lama di skripsi, kerjakan cepat ya"
dan satu lagi kalimat yang seharusnya harus dapat kujawab dengan pasti
"dek, udah gimana TAnya?"
semua itu kata motivasiku 
namun, air mata tetap berlinang
Tuhan, sanggupkan aku

di lain kesempatan, ketika adek menelponku
"kak, jangan lupa ya skripsinya. kaka jadi kan pulang bulan januari?"
air mata pun mengalir deras di pipiku
Tuhan, sanggupkan aku

Tuhan, aku terlalu letih untuk berjalan sendiri
aku sanggup bila ada diriMu di sampingku
aku sanggup bila Tuhan membimbingku
kulantunkan penggalan lagu
"segala cita-citaku masa depanku menjadi milik-Mu"
Tuhan, sanggupkan aku

Bapak, mama, bang Gindo, bang Sefrin, adek Josua doain Lusi selalu ya


Bandung, 30 Oktober 2011
2:55 PM
Lusi Revina Simarmata


No comments:

Post a Comment